Selasa, 15 November 2011

MUSUH ALAMI TEH

Musuh alami terdiri dari pemangsa/predator, parasitoid dan patogen. Pemangsa adalah binatang (serangga, laba-laba dan binatang lain) yang memakan binatang lain sehingga menyebabkan kematian. Kadang-kadang disebut “predator”. 

Predator berguna karena memakan hama tanaman. Semua laba-laba dan capung merupakan contoh pemangsa.

Parasitoid adalah serangga yang hidup di dalam atau pada tubuh serangga lain, dan membunuhnya secara pelan-pelan. Parasitoid berguna karena membunuh serangga hama, sedangkan parasit tidak membunuh inangnya, hanya melemahkan. 

Ada beberapa jenis tawon (tabuhan) kecil sebagai parasitoid serangga hama di kebun teh. Patogen  adalah penyebab penyakit yang menyerang  binatang atau makhluk lain. Patogen berguna karena mematikan banyak jenis serangga hama  tanaman teh. Ada beberapa jenis patogen, antara lain jamur, bakteri dan virus.

Silahkan klik :

JURNAL PERTANIAN


Tehnik  Pembiakan  dan  Pelepasan  Parasitoid  Cephalonomia stephanoderis BETR. Untuk Pengendalian Penggerek Buah Kopi (PBKo) 


Oleh Endang Sulistyowati  
(peneliti Pusat Penelitian Kopi dan Kakao, Jl. P.B. Sudirman No. 90 Jember, 68118)

Disampaikan pada Workshop Nasional Pengendalian Hayati OPT Tanaman Perkebunan di Cipayung 15‐17 Februari 2000. 

ABSTRAK 
Cephalonomia  stephanoderis  adalah  ektoparasitoid  hama  penggerek  buah  kopi  (PBKo)  Hypothenemus hampei  Ferr.  yang  berasal  dari  Afrika.  Parasitoid  ini  telah  diintroduksi  ke  Indonesia  oleh  Direktorat Jenderal  Perkebunan  untuk  pengendalian  hama  PBKo.  Hasil  penelitian  di  laboratorium,  parasitoid  C. stephanoderis cukup potensial dalam mengendalikan PBKo. 

Salah  satu  syarat  sebagai  musuh  alami  yang baik  adalah  dapat  dibiakkan  secara  massal  di  laboratorium. Tehnik pembiakan massal C. stephanoderis dan PBKo‐ya sudah dikaji di Pusat Penelitian Kopi dan Kakao.


Jurnal dapat diperoleh dengan klik :
http://www.ziddu.com/download/17351427/UntukPengendalianPenggerekBuahKopiPBKo.pdf.html
http://cepatmudahasik.blogspot.com/2011/11/jurnal-pertanian.html

Senin, 14 November 2011

MARIO TEGUH-KEHIDUPAN

SUCCESS, SO NEAR, AND YET SO FAR AWAY.
Keberhasilan, Demikian Dekat Di Lidah,
Tetapi Bisa Demikian Jauh Dari
Jangkauan.

Selasa, 15 November 2011.
Sahabat Indonesia yang super, yang sedang memastikan bahwa masa depan yang
kuat, indah, cemerlang itu datang lebih awal dari yang anda pikirkan.

Mudah-mudahan sapa saya ini mendapati Anda sedang dalam keprimaan raga dan dalam 
kedamaian bersama keluarga dan kerabat terkasih.

Dan mudah-mudahan bahasan dalam bab ini dapat menjadi bahan renungan yang
menguatkan kesungguhan untuk menjadikan
kehadiraan kita dalam kehidupan ini sesuatu yang bernilai.

Keberhasilan, demikian dekat di lidah;
tetapi bisa demikian jauh dari jangkauan.

Ijinkanlah saya memulai dengan pertanyaan ini;

Apakah Anda bersemangat lebih dulu
sebelum bertindak, ataukah Anda bertindak
dulu baru kemudian bersemangat?

Yang manakah Anda?

Motivasi adalah langkah pertama untuk mencapai keberhasilan,
karena motivasi adalah alasan mengapa kita melakukan yang kita lakukan,

dan adalah pelahir tindakan pertama, yang bisa menjadi langkah awal
dari langkah-langkah berikutnya yang mencemerlangkan.

Jika motivasi menjadi langkah kedua,
tindakan yang nyata yang pertama adalah tindakan yang
menyebabkan tumbuhnya semangat untuk mencapai
kecemerlangan karir dan hidup kita.

Setelah itu, kita akan lupa-mana yang mana,
karena kita terlibat dalam kesibukan
untuk menyemangati tindakan-tindakan yang nyata,
dan menyodorkan diri untuk terhisap kedalam pusaran
motivasi yang memperkuat, membesarkan, dan meninggikan kehidupan kita.

bersambung..........!!!!!!

Sumber: Mario Teguh "Life Changer" hal 48-51

DUNIA USAHA

INSPIRASI USAHA YANG MENGUNTUNGKAN......

    Ilustrasi. Foto: Yuni Astuti/Okezone.



TIDAK semua hal kecil menghasilkan nilai yang kecil. Coba saja tengok barang tiruan yang diperkecil alias miniatur. Semua hal dalam bentuk miniatur rasanya memang terlihat menarik dan unik. Tilik saja, kereta api dalam bentuk mini, bajaj mini, atau bahkan kendaraan pengisi Bahan Bakar Minyak (BBM) dalam bentuk mini rasanya akan menarik bagi sebagian orang.
 
Pemandangan tersebut dapat dilihat kala kita melintas di sekitar Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, Jakarta . Jika Anda berasal dari arah Pancoran mengarah ke Pasar Minggu, maka di sebelah kiri jalan akan banyak dijumpai barang-barang unik miniature, mulai dari aneka mobil, bajaj, truk, kereta api, yang memang sudah ada sejak 34 tahun silam. 
 
Maklum saja, usaha dari pria bernama Marsa'ad atau lebih dikenal sebagai Umar (70) berlabel "UD Senang Anak" ini sudah ditekuni sejak 1977, setelah dirinya bangkrut dari usaha stempel miliknya. "Awalnya saya usaha pembuatan stempel pada 1972. Namun, karena bangkrut, akhirnya saya mencoba membuat kerajinan. Awalnya coba-coba, mungkin ini yang dimaksud orang-orang, saya bakat," kenang Umar kala berbincang dengan okezone.
 
Setelah bangkrut, Umar mengisi waktunya dengan kegiatan iseng seperti membuat kincir angin dengan hiasan berbentuk manusia. Kincir tersebut akan bergoyang saat tertiup angin. Dari situlah usahanya berkembang. Diawali hanya membuat kincir, lambat laun pesanan pun mulai berdatangan. "Dulu modalnya kecil banget hanya Rp800, dan yang saya buat baru kincir angin. Dari modal segitu, Rp200-nya saya belikan triplek bekas, dan dapat satu becak penuh triplek," katanya seraya tertawa.
 
Tak hanya kincir angin, pelanggan Umar banyak yang memesan kendaraan berbentuk truk. Umar sendiri optimistis kemampuannya lebih dari cukup untuk memproduksi miniatur tersebut. 
 
Semakin hari, model yang dibuatnya semakin bertambah. Dari hanya membuat bentuk truk pengangkut pasir, saat ini sudah tidak terhitung lagi banyaknya bentuk yang dibuat. Truk, kereta api, bajaj, mobil, transportasi massa Jakarta "Trans Jakarta", dan becak. 
 
Namun, seiring dilarangnya becak di Jakarta , maka keberadaan miniatur becak ini juga mulai tergerus peminatnya. Akhirnya, Umar memutuskan untuk tidak lagi membuat miniatur becak itu. "Yang paling laku bentuk truk ini. Harganya ada yang sampai Rp100 ribu-an," jelasnya.
 
Sejalan dengan bertambahnya miniatur ciptaannya, omzet penjualannya pun turut melambung seiring banyaknya peminat. "Per harinya memang tidak tentu, tapi rata-rata bisa menjual sampai 20 buah. Waktu paling ramai ya Sabtu dan Minggu. Per bulan ya bisa sampai 400-an yang terjual. Tapi beda dengan sekarang, sekarang ini kadang hanya laku lima buah," tuturnya.
 
Lelaki asal Serang ini menuturkan, penjualannya saat ini memang tidak selaris sebelum krisis moneter melanda Indonesia 1998 silam. Saat itu, penjualannnya per hari bisa mencapai 40-100 buah per hari.  Tidak heran jika omzetnya waktu itu bisa menembus angka hingga Rp40 juta per bulannya.
 
Lebih jauh dirinya menjelaskan, saat ini selain pengrajin jumlahnya semakin sedikit, modal untuk membuat miniatur ini juga tidak mudah didapatkan. Beberapa tahun silam, dirinya sempat memperoleh pinjaman dari sebuah mitra binaan sejumlah Rp35 juta untuk modal. "Sekarang memang tidak semudah dulu. Yang penting sekarang bisa buat makan. Tapi yang penting, anak saya kelimanya sudah kuliah semuanya," imbuhnya.
 
Untuk memperoleh pinjaman dari bank misalnya, dirinya harus mempunyai agunan yang bisa digunakan sebagai jaminan ke bank yang bersangkutan. "Waktu itu mau meminjam ke BRI, tapi karena saya tidak punya jaminan, tidak bisa. Ya tidak jadi," kata Umar.
 
Sehingga, saat ini modalnya diperoleh dari hasil penjualan. Berapa banyak miniatur yang dijual, barulah dirinya membeli bahan baku untuk membuat yang baru. berbeda dengan sebelum krisis moneter, modal melimpah, dirinya juga bisa mempekerjakan orang untuk membuat miniatur, dan ketersediaan barang juga terjamin banyaknya.
 
Harga yang ditawarkan per buah memang tidak bisa terbilang murah. Semua lantaran miniatur yang dihasilkan benar-benar buatan tangannya. "Kisaran hrganya paling murah Rp40 ribu lalu ada yang sampai Rp300 ribu," akunya. (sumber:
http://economy.okezone.com/read/2011/11/10/455/527479/raup-untung-lewat-si-mini-beromzet-besar)

Penulis: Kembangkan kreasimu sekarang juga.....!!!!!!